Tugas
Pengganti Kuliah Dasar-Dasar Kurikulum, Senin 2 Desember 2013
Elly Astuti
A310120105
3C
KONTINUITAS
KEMAJUAN SENI BUDAYA
A.
Pengertian
Kontinuitas Kemajuan Seni Budaya
Kontinuitas adalah suatu
perkembangan yang berlangsung secara bertahap dan terus menerus yang saling berkesinambungan.
Kontinuitas kemajuan seni budaya adalah kemajuan seni budaya daerah tertentu
yang berkembang secara bertahap dan terus menerus yang saling berkesinambungan.
B.
Contoh
Kontinuitas kemajuan Seni Budaya misalnya terjadinya proses
akulturasi budaya. Akulturasi adalah perpaduan dua kebudayaan atau lebih untuk
menghasilkan budaya baru tanpa meninggalkan jati dirinya. Akulturasi budaya ini
sangat bermanfaat dalam kemajuan seni budaya yang menghasilkan seni arsitektur,
seni tari, pakaian dan seni rupa.
C.
Penerapan
Kontinuitas Kemajuan Seni Budaya
Pada awalnya, Bali
dipengaruhi unsur dari luar yang tidak terelakkan sebagai penyebaran agama
Hindu dari India ke kawasan Indonesia, termasuk ke Bali. Claire Holt (1971)
menjelaskan, bahwa penyebaran ini dibawa langsung oleh para pendeta atau
biarawan dari India, yang berhubungan dengan perdagangan maupun
kerajaan-kerajaan di Bali, dan juga sebagai pengaruh kerajaan Hindu di Jawa.
Hal itu diperkuat dengan kontak-kontak masyarakat Bali dengan Cina, dan
beberapa daerah di India Belakang (Asia Tenggara). Beberapa faktor itu, mungkin
telah menyumbangkan pembentukan kebudayaan Bali dan termasuk seninya, khususnya
seni lukis.
Seperti yang diketahui, kesenian Bali bertautan erat
dengan upacara agama Hindu yang
dianut oleh sebagian besar masyarakat Bali. Semua bentuk kesenian di Bali
pada awalnya untuk menunjang dan mengabadikan kehidupan upacara
keagamaan Hindu Bali. Begitu pula pada kehidupan seni lukisnya yang juga
memiliki peran besar pada upacara agama Hindu di
tempat-tempat pemujaan yang terdapat di seluruh pelosok daerah Bali. Namun, budaya Bali sekarang adalah hasil akulturasi
budaya lokal dan budaya yang datang dari luar, dan hal itu berpengaruh kepada
ragam gaya dan ornamen seni Bali, yang terlihat pada seni
arsitektur, seni tari, pakaian dan seni rupanya.
Kontinuitas seni dan budaya Bali bisa terjadi akibat proses akulturasi dan
disebabkan oleh karakter masyarakat Bali yang sangat terbuka, namun kreatif.
Ada pandangan bahwa pengaruh dari luar seperti apapun setelah jatuh ke tangan
seniman Bali selalu akan berciri Bali.
Bahwa dengan ‘keterbukakaan kreatifnya’ masyarakat Bali mampu
menyelaraskan kebudayaan luar yang masuk dan disesuaikan dengan kekayaan seni
dan budaya setempat.